Kamis, 06 Januari 2011

Fungsi bahasa bagi kehidupan manusia



Mengapa manusia menciptakan bahasa? Dan kenapa juga bahasa di dunia ini beraneka ragam?. Manusia merupakan mahkluk ciptaan tuhan yang paling sempurna (jangan tertawa, karena ini pertama kalinya aku berbicara bijak) manusia senantiasa mendayagunakan akal dan budinya untuk mempermudah hidupnya, menciptakan alat untuk bertahan hidup, menciptakan PS biar kita bisa maen game, menciptakan TV biar kita bisa nonton anime, menciptakan PC biar kita bisa menyelesaikan tugas dengan cepat. Dan seriring dengan perkembangan itu manusia juga menciptakan bahasa, yang terus berkembang dari generasi ke generasi.

Mungkin selama ini kita sering menganggap atau kurang memperhatikan betapa pentingnya bahasa. Hal itu akan kita sadari kalau kita sudah menemui jalan buntu, tidak bisa menggunakan bahasa, atau mungkin tdak mengerti bahasa asing, karena bukan bahasa kita. Sama seperti yang aku rasakan, merasa bodoh dalam berbahasa, karena kesalahan terbesar aku adalah kurang memperhatikan arti penting dari apa itu bahasa. Coba saja aku sedikit meluangkan waktu untuk memahami arti penting dari bahasa, dengan bagitu kan akan termotivasi untuk lebih dan lebih mendalami apa yang namanya bahasa jepang (hehe).

Menurut Larry L. Barker bahasa mempunyai tiga fungsi: penamaan, interaksi, dan transmisi informasi.
  1. Penamaan atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasikan objek, tindakan, atau orang dengan menyebut namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
  2. Fungsi interaksi menekankan berbagi gagasan dan emosi, yang dapat mengundang simpati dan pengertian atau kemarahan dan kebingungan.
  3. Melalui bahasa, informasi dapat disampaikan kepada orang lain, inilah yang disebut fungsi transmisi dari bahasa. Keistimewaan bahasa sebagai fungsi transmisi informasi yang lintas-waktu, dengan menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, memungkinkan kesinambungan budaya dan tradisi kita.

Semoga tulisan singkat ini dapat membantu kalian, terimakasih.

KOMUNIKASI NONVERBAL



KOMUNIKASI NONVERBAL
Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan-pesan nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis.

pengkategorian pesan-pesan nonverbal:

1. gerakan tubuh.
Pesan nonverbal yang menggunakan gerakan tubuh yang berarti, terdiri dari tiga komponen utama: pesan fasial, pesan gestural, dan pesan postural.

2. jarang antar personal.
pesan disampaikan melalui pengaturan jarak dan ruang. Umumnya dengan mengatur jarak kita mengungkapkan keakraban kita dengan orang lain.

3. penampilan.
diungkapkan melalui penampilan tubuh, pakaian, dan kosmetik. Walaupun bentuk tubuh relatif menetap, orang sering berperilaku dalam hubungan dengan orang lain sesuai dengan persepsinya.

4. parabahasa.
pesan nonverbal yang berhubungan dengan dengan cara mengucapkan pesan verbal.

5. bau bauan.

Bau-bauan, bisa juga digunakan untuk menyampaikan pesan.


fungsi pesan nonverbal.


  1. Repetisi, yaitu mengulang kembali pernyataan yang telah di sampaikan pesan nonverbal.
  2. Substitusi, yaitu menggantikan lambang-lambang verbal. misal, "ya" dengan isyarat oke(menggunakan jari)
  3. Kontradiksi, menolak pesan verbal atau memberi makna yang lain terhadap pesan verbal.misal, mengatakan tidak lapar, tetapi perut keroncongan.
  4. Komplemen, yaitu melengkapi dan memperkaya makna pesan nonverbal.
  5. Aksentuasi, yaitu menegaskan pesan verbal .
  

Senin, 03 Januari 2011

Masashi Kishimoto


name : Kishimoto Masashi
born  : 08/11/1974 Okayama
Occupation : mangaka

Manga

  • Karakuri one-shot (1996, Hop Step Award winner, published in Hop Step Award Selection 18 ('95~'96) (1996), Akamaru Jump Winter (1997), and Naruto: The Official Premium Fanbook (2009))
  • Naruto pilot (1997, published in Akamaru Jump Summer (1997) and Naruto: The Official Fanbook (2002))
  • Karakuri (April 1998 – May 1998, serialized in Weekly Shōnen Jump)
  • Naruto (November 1999 – ongoing, serialized in Weekly Shōnen Jump)
  • Bench one-shot (October 2010, published in Weekly Shōnen Jump)
anime :-2002 : Naruto

Belajar bahasa jepang itu susah



pergi ke jepang, siapa yang tidak mau, semua orang pasi juga menginginkan itu, apalagi ternyata ada banyak orang yang mempunyai mimpi yang sama. Aku merasa kalau aku mimpiku itu tidak sendirian, ada jutaan orang di luar sana yang mempunyai mimpi yang sama sepertiku. Tapi sepertinya niat itu akan pudar, seiring dengan susahnya belajar bahasa jepang. Pasti semua akan menertawakanku sambil mengatakan “apakah kau mau menyerah dengan mimpimu itu?, bikankah masih ada jutaan hal yang mungki terjadi” (tidak akan ada yang mengatakan hal seperti itu, karena setahuku hanya naruto yang mengatakan itu), mungkin juga tidak akan tertawa karena ada orang yang menyerah dengan mimpinya, tapi tertawa karena ada orang yang bermimpi pergi ke jepang (mungkin).

Memang susah untuk belajar bahasa jepang, bagaimana tidak?, sudah 1 bulan belajar, tapi tanpa hasil, serasa melakukan pertarungan tanpa kekalahan dan kemenangan. Berbicara dengan bahasa jepang saja tidak bisa. Semua orang mengatakan “apakah anda percaya proses”, jelas aku percaya proses, jelas aku sudah mendapatkan sesuatu. Kalau dulu aku hanya bisa berkata “Suzuki Kawasaki Honda Yamaha shinzui” (tertawa lah sepuasnya), sekarang aku bisa mengucapkan “watashi wa sensei desu”. Tapi hanya seperti itu yang aku dapatkan, dan tidak mungkin hanya seperti itu yang diperlukan untuk berbicara dengan orang sana.
 
© 2009 | free | Por Templates para Você